4 Penyebab Stretch Mark yang Terjadi Selama Kehamilan

Stretch mark adalah sebuah tanda parut dengan gurat-gurat putih yang muncul pada bagian permukaan kulit dan bisa juga berbentuk garis berliku. Stretch mark bisa terjadi pada dinding perut, payudara, lengan atas, pinggul, paha, dan bokong. Stretch mark akan muncul pada saat usia kehamilan empat atau lima bulan karena penyebab berikut ini.

  1. Adanya Produksi Hormon Kehamilan

Stretch mark muncul pada masa kehamilan karena adanya pengaruh hormon yang diproduksi. Hormon progesteron akan meningkat karena adanya turunan sel telur selama 35 hari masa kehamilan. Hormon estrogen meningkat di akhir usia kehamilan dan juga meningkatnya hormon prolactin serta hormon oksitosin.

  1. Terjadinya Perenggangan Kulit

Saat masa kehamilan beberapa bagian tubuh akan mengalami perenggangan karena penambahan berat badan yang terus meningkat. Terutama pada bagian perut yang akan merenggang karena membesarnya janin di dalam kandungan. Perenggangan kulit yang terjadi secara cepat akan merusak jaringan yang ada di dalam kulit sehingga terjadilah stretch mark.

Stretch mark yang muncul pada masa kehamilan dimulai dengan warna merah jambu dan berukuran lebar. Setelahnya akan berubah menjadi garis tipis dengan warna putih dan kecokelatan. Posisinya akan berada di bagian dinding perut hingga ke bagian atas pinggul.

Jika terjadi pada bagian payudara yang mengalami perenggangan maka tanda parut putih akan tetap ada hingga ukuran payudara kembali normal. Anda bisa pula mengatasinya dengan menggunakan krim stretch mark yang aman untuk masa kehamilan. Krim bisa dibeli denganĀ  di toko online perlengkapan bayi orami.co.id dan mendapatkan kesempatan promo hingga 75%.

  1. Kulit yang Kering

Ternyata stretch mark juga dapat terjadi pada kulit yang berada dalam kondisi kering. Ketika dalam masa kehamilan jangan sampai mengalami dehidrasi sehingga kondisi kulit menjadi sangat kering. Atasi masalah ini dengan mengonsumsi makanan yang bernutrisi baik untuk kulit selama masa kehamilan.

  1. Pakaian yang Ketat

Selama masa kehamilan memakai pakaian ketat harus dihindari karena dapat mempengaruhi bayi di dalam kandungan. Pakaian ketat yang dipakai selama masa hamil terutama jika sudah memasuki trimester kedua maka akan menyebabkan timbulnya stretch mark. Kulit mengalami pengap dan keadaan yang mendesak sehingga menimbulkan lecet.

Penting sekali untuk Anda menggunakan pakaian yang tepat selam masa kehamilan untuk mendapatkan kenyamanan. Selain itu untuk memberikan keleluasaan kepada bayi di dalam kandungan untuk tumbuh dan berkembang. Pakaian yang cocok untuk ibu hamil bisa didapatkan di toko online orami.co.id dengan kesempatan mendapatkan harga promo.

Semua perlengkapan ibu selama masa kehamilan perlu disediakan untuk bisa mendapatkan nutrisi terbaik selama masa kehamilan. Kesehatan yang terjaga pun akan dapat mengatasi masa kulit yang dialami selama hamil termasuk stretch mark. Gunakan perawatan kulit yang aman tanpa menyebabkan alergi pada kulit dan berdampak pada kandungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *